KlikIND adalah sebuah media Indonesia yang berkomitmet menyajikan konten berkualitas.

Menikah dengan Pilihan Orangtua Ternyata Ada Baiknya, Ini Alasannya !

71

Klik IND – Masyarakat Barat dan Timur rupanya memiliki pandangan yang berbeda mengenai pernikahan. Orang-orang Barat umumnya memandang bahwa menentukan siapa yang ingin dinikahi adalah hak individu masing-masing. Pandangan ini berbeda dengan orang-orang di dunia Timur seperti Jepang dan Cina. Hingga sekarang tradisi menikah dengan pilihan orangtua masih sering dijumpai.

Apa yang harus kamu katakan pada pacarmu saat itu dan jawaban seperti apa yang sebaiknya kamu katakan pada orang tuamu hanyalah beberapa dari banyak pertanyaan yang harus kamu pecahkan saat kamu ingin menolak perjodohan yang ditawarkan ortu. Sebelum kamu berpikir untuk menolak tawaran perjodohan dari orang tua, kamu bisa mengingat kembali renungan berikut ini.

Kehendak orang tua baik untuk kehidupanmu

Tidak ada orang tua yang ingin menghancurkan kehidupan anaknya apalagi jika itu menyangkut pernikahan. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia hingga kakek nenek. Karena itu, jangan salahkan orang tuamu jika saat orang tuamu tidak langsung memberikan restunya ketika kamu memperkenalkan pacarmu. Seperti pepatah Jawa, mereka ingin orang yang memiliki bibit, bobot, lan bebet. Artinya, calon pendamping hidupmu harus jelas asal usulnya, serta memiliki karakter dan moral yang baik.

Walaupun berat di awal, namun tidak ada salahnya untuk menikah dengan pilihan orangtua. Kamu perlu ingat bahwa logika dan obyektifitas orang tua sangat diperlukan saat kamu sedang dibutakan oleh perasaan emosional seperti cinta. Kalau kamu telah memiliki calon sendiri, akan lebih baik jika kamu menerangkan pada pasanganmu maupun kedua orang tuamu.

Pikirkan bebanmu ketika kamu bersikeras menolak perjodohan dari orang tuamu

Saat kamu memutuskan menikah dengan orang pilihan orang tuamu, kamu telah memberikan sebuah kebahagiaan pada kedua orang tua. Selain itu, kamu tidak perlu memikirkan banyak cara untuk meyakinkan pada ayah dan ibu mengenai pasangan yang sedang berpacaran denganmu. Dengan restu kedua orang tua serta keikhlasan hati untuk menerima pasangan yang dipilihkan, kehidupan pernikahanmu insya Allah akan bahagia.

Berbeda dengan pilihan untuk menikah dengan pilihan orangtua, kamu yang menolak perjodohan dari orang tuamu harus menghadapi banyak hal yang berat nantinya. Tidak diakui dan diasingkan oleh orang tuamu hanyalah beberapa masalah yang nantinya harus kamu hadapi bersama pasangan. Menolak pasangan yang dipilihkan orang tua bisa kamu sampaikan kepada orang tuamu jika ada beberapa hal tidak membuatmu tertarik untuk segera menikah.

Menikah atas perjodohan dari orang tua adalah cara agar terhindar dari bahaya pacaran

Orang tua yang mengharuskan anaknya menikah dengan orang pilihannya pasti memiliki alasan khusus. Salah satunya adalah agar anaknya terhindar dari hal-hal yang kurang baik akibat pacaran. Orang tua sering kurang setuju anaknya berpacaran karena hubungan seperti itu belum tentu mengarahkan ke pernikahan. Karena itu, agar orang tua tidak salah paham, kamu harus berbicara baik-baik mengenai hal itu.

Sebuah penelitian menemukan bahwa di India, mereka yang menikah dengan pilihan orangtua memiliki resiko lebih rendah untuk terhindar dari perceraian. Berdasarkan penelitian tersebut, orang-orang yang menikah dengan pilihannya sendiri justru memiliki kemungkinan 10 kali lipatnya untuk berakhir dengan perceraian. Hasil penelitian ini memang tak selamanya benar karena ada juga beberapa orang dewasa yang memiliki kehidupan pernikahan romantis karena tidak terlalu memikirkan masa lalu alias mantan. Jadi, apakah kamu masih pikir-pikir untuk menikah dengan pilihan orangtua?

Comments are closed.